Amandel Pada Anak-Anak

Amandel pada anak-anak adalah dua tonjolan daging kecil yang menyerupai kelenjar yang terdapat di kiri kanan tekak. Tonsilitis atau radang amandel dapat bersifat akut atau kronis. Tonsilitis akut tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari. Pada tonsillitis kronis biasanya memerlukan pembedahan. Radang amandel ditandai dengan sakit tenggorokan ringan hingga menjadi parah, amandel menjadi bengkak dan merah serta gatal. Radang amandel dapat menyebabkan kesukaran menelan, panas, sakit pada otot dan sendi, badan terasa sakit, kedinginan dan biasanya sakit pada telinga.  Jika pembengkakan sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan. Pada tonsillitis yang kronis dapat mengakibatkan keluarnya nanah pada lekukan tonsil.

 Amandel Pada Anak-Anak

Amandel Pada Anak-Anak

RADANG AMANDEL

Radang amandel pada anak-anak lebih banyak menyerang anak-anak. Penderita dianjrukan banyak minum air hangat dan pantang/dilarang minum es dan sirup. Penyebab dari peradangan pada tonsil disebabkan adanya infeksi bakteri dari kellompok A streptokokus beta hemolitik. Pengangkatan pada amandel  tidak bisa selalu dianggap dapat menghentikan  infeksi tenggorokan lebih lanjut atau bahwa hal tersebut mempercepat pertumbuhan anak atai bisa mengobati serangan alergi. Tapi jika amandel tersebut merupakan penyebab serangan tonsillitis setidaknya tiga kali setiap musim dingin dan buruknya kesehatan anak, mungkin bisa dianjurkan untuk  mengangkatnya.

Ada hal yang harus Anda ketahui mengenai bahaya radang amandel. Sebaiknya Anda jangan menganggap remeh bahaya amandel karena infeksi yang terjadi lebih kuat dan juga akan lebih rentan untuk menularkannya kepada orang lain. Radang amandel akut mempunyai masa inkubasi dalam wakitu tertentu dan akan menular sampai 3-4 haru, anak-anak serta remaja mempunyai resiko yang besar untuk mengalami hal ini. Yang paling bahaya adalah mengenai radang amandel akut yang kompleks dan akan menjadi semjakin lebih berbahaya. Seloain itu, ada terdapat suatu komplikasi lain dari penyakit amandel terhadap penyakit lainnya. Efek dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan timbulnya penyakit faringitis, tonsilitis, sakit tenggorokan, bronkitis, pneumonia, otitis media, sinusitis serta jenis penyakit lainnya. Dan dalam waktu yang bersamaan, penyakit ini juga akan mengancam kesehatan pasien dan bisa membuat proses pengobatan menjadi lebih sulit.

AKIBAT RADANG AMANDEL

Selain itu, penyakit radang amandel pada anak akan membuat anak menjadi sulit untuk bernapas, mengalami kekurangan oksigen di dalam otak atau yang dikenal dengan hipoksia otak. Penyakit amandel ini akan membuat amandel dan juga bagian perifer akan mengalami pembengkakan, penyempitan pada saluran napas, dan juga mengalami obstruksi pada aliran udara, kemudian pasien akan mengalami sesak nafas, dan mengalami hipoksia serta mendengkur saat tidur. Pembengkakan yang serius yang terjadi pada radang amandel juga bisa mengancam jiwa. Patogen amandel akan membuat proses disfungsi pada sistem kekebalan tubuh yang diakibatkan karena edema tenggorokan, edema yang berat dan pada akhirnya akan menyebabkan mati lemas, sedangkan kejadian lainnya adalah miokarditis yang bisa membuat nyawa penderitanya terancam.

Pertanyaan yang sering muncul salah satunya adalkah mengapa anak lebih beresiko mengalami serangan amandel. Hal ini diakibatkan karena sistem imun tubuh anak masih rendah dan mudah terinfeksi oleh bakteri eksternal, selain itu juga ada beberapa jenis penyakit THT yang diakibatkan karena jangka waktu panjang tidak langsung mengobatinnya dan menyebabkan masalah radang amandel.

MENCEGAH AMANDEL

Secara umum pencegahan ditujukan untuk mencegah tertularnya infeksi rongga mulut dan tenggorokan yang dapat memicu terjadinya infeksi tonsil. Namun ada beberapa cara untuk lebih mewaspadai terjadinya amandel pada anak-anak yaitu :

  • Mencuci tangan sesering mungkin untuk mencegah penyebaran mikroorganisme yang dapat menimbulkan tonsillitis.
  • Menghindari kontak dengan penderita infeksi tenggorokan, setidaknya hingga 24 jam setelah penderita infeksi tenggorokan (yang disebabkan kuman) mendapatkan antibiotic.

Tonsilitis atau amandel pada anak-anak disebabkian infeksi mikroorganisme. Namun, es dari air mentah dan menggunakan pemanis buatan, dapat menimbulkan iritasi ditenggorokan yang memicu timbulnya infeksi tenggorookan ataupun infeksi tonsil.  Tidak semua amandel harus dioperasi, beberapa keadaan yang mengharuskan amande dioperasi  yaitu :

  1. Tonsil (amandel) yang besar hingga mengakibatkan gangguan pernapasan, nyeri telan yang berat, gangguan tidur atau komplikasi penyakit-penyakit kardiopulmonal (jantung dan paru(.
  2. Pembesaran tonsil yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada wajah atau mulut sehingga membutuhkan penanganan dokter gigi spesialis bedah mulut.
  3. Tonsilitis yang mengakibatkan kejang dan demam, harus segera ditangani dokter.

Amandel memang salah satu kelenjar yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh ditenggorokan, tapi kelenjar lain di area tersebut masih banyak, yakni kelenar-kelenjar getah bening yang bertebaran  ditenggorokan dan dibagian tubuh lainnya. Jadi operasi tonsillitis tidak begitu berpengaruh terhadap kekebalan tubuh.

Penyembuhan radang amandel dapat dilakukan dengan mengambil  rimpang kunyit sebesar ibu jari, kemudian rebus lalu minum air rebusannya selagi hangat. Cara lainnya yakni parutlah 2-3 buah mengkudu. Peras hasil parutannya dan gunakan air perasannya untuk berkumur.

 Amandel Pada Anak-Anak

 


=====================================

>>> Lamandel 100% Bahan Alami Membantu Mengatasi Radang Amandel, Radang Tenggorokan, Sakit Tenggorokan, Batuk Pilek, Memperbaiki Nafsu Makan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================

This entry was posted in Amandel Pada Anak and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *